-
Referensi
- Purnamawati S, Indrastuti N, Danarti R, Saefudin T. The Role of Moisturizers in Addressing Various Kinds of Dermatitis: A Review. Clin Med Res. 2017 Dec;15(3-4):75-87. doi: 10.3121/cmr.2017.1363. Epub 2017 Dec 11. PMID: 29229630; PMCID: PMC5849435.
- Endly DC, Miller RA. Oily Skin: A Review of Treatment Options. J Clin Aesthet Dermatol. 2017 Aug;10(8):49-55. PMID: 28979669; PMCID: PMC5605215.
- Zouboulis CC. Acne and sebaceous gland function. Clin Dermatol. 2017 Mar-Apr;35(2):162-177. doi: 10.1016/j.clindermatol.2016.10.003. Epub 2016 Oct 22. PMID: 28271617.
Ciri-Ciri Kulit Berminyak yang Perlu Anda Ketahui
Kulit berminyak atau seborrhea disebabkan oleh produksi sebum (minyak alami kulit) yang berlebihan oleh kelenjar sebasea. Sebum sebenarnya penting untuk menjaga kelembapan dan melindungi kulit. Namun, jika jumlahnya berlebih, ia dapat menyumbat pori-pori dan menjadi tempat berkembang biak bakteri penyebab jerawat.[2]
Untuk mengetahui apakah Anda memiliki kulit berminyak, kenali ciri-ciri berikut:
- Wajah tampak mengkilap atau berminyak, terutama di area T-zone (dahi, hidung, dan dagu).[3]
- Pori-pori terlihat membesar atau tersumbat, seringkali muncul komedo hitam (blackheads) dan komedo putih (whiteheads).
- Rentan terhadap jerawat, karena sebum berlebih bercampur dengan sel kulit mati dan bakteri.
- Make-up mudah luntur atau tidak bertahan lama di wajah.
- Kulit mungkin terasa tebal atau kasar.
Kenapa Muka Berminyak? Memahami Penyebab Utama
Pertanyaan seperti kenapa muka berminyak sering muncul karena banyak faktor yang mempengaruhi produksi sebum. Berikut beberapa faktor penyebab muka berminyak:
- Genetika: Kecenderungan memiliki kulit berminyak seringkali diturunkan dalam keluarga.[2] Jika orang tua Anda memiliki kelenjar sebasea yang sangat aktif, kemungkinan Anda pun memilikinya.
- Perubahan Hormon: Fluktuasi hormon, terutama hormon androgen, dapat merangsang kelenjar sebasea untuk memproduksi sebum dalam jumlah besar. Ini sebabnya kulit berminyak sering terjadi selama masa pubertas atau saat siklus menstruasi.[2][3]
- Faktor Lingkungan: Iklim panas dan lembap, seperti di Indonesia, dapat memicu produksi minyak berlebih.
- Stres: Stres yang meningkat dapat memicu pelepasan hormon kortisol, yang telah dikaitkan dengan peningkatan produksi sebum.[2]
- Perawatan Kulit yang Salah: Penggunaan produk perawatan kulit yang terlalu keras, sering mencuci wajah berlebihan, atau melewatkan pelembap dapat membuat kulit menjadi kering. Sebagai reaksi, kulit akan memproduksi lebih banyak minyak untuk mengimbanginya.
- Pori-pori Besar: Pori-pori yang ukurannya lebih besar cenderung memproduksi minyak lebih banyak.[2]
Cara Mengatasi Wajah Berminyak dengan Perawatan Sehari-hari
Mengontrol produksi minyak memerlukan keseimbangan antara menjaga kebersihan kulit dan mempertahankan kelembapan alaminya. Berikut cara mengatasi wajah berminyak sekaligus cara menghilangkan minyak di wajah secara efektif:
Mencuci Wajah dengan Lembut
Bersihkan wajah cukup dua kali sehari, yaitu pagi dan malam, serta setelah berkeringat. Gunakan pembersih wajah yang lembut, bebas sabun keras, dan berlabel non-comedogenic atau oil-free.[2][3] Mencuci wajah terlalu sering atau dengan pembersih yang keras justru dapat membuat kulit kering dan memicu kelenjar minyak memproduksi lebih banyak sebum sebagai kompensasi.
Gunakan Toner (Opsional)
Jika Anda menggunakan toner, pilih yang mengandung bahan aktif seperti salicylic acid (BHA) atau glycolic acid (AHA) untuk membantu mengontrol minyak dan membersihkan pori-pori, atau niacinamide yang dapat mengurangi tampilan pori-pori.[3]
Jangan Melewatkan Pelembap
Banyak pemilik kulit berminyak enggan menggunakan pelembap. Padahal, kulit berminyak tetap membutuhkan hidrasi. Melewatkan pelembap dapat membuat kulit dehidrasi dan memicu produksi minyak berlebih.[2] Pilih pelembap bertekstur ringan (gel atau losion) yang oil-free dan non-comedogenic. Pelembap yang mengandung Ceramides sangat direkomendasikan karena dapat membantu memulihkan dan menjaga fungsi pelindung kulit (skin barrier) tanpa menyumbat pori-pori.[1]
Untuk Anda yang sedang menggunakan pengobatan jerawat, memilih skincare untuk kulit kering yang berlabel non-comedogenic sangat disarankan karena pengobatan jerawat cenderung membuat kulit dehidrasi dan semakin berminyak.
Baca juga: Ini Lho Ciri-Ciri Skin Barrier Rusak yang Wajib Diketahui
Rutin Menggunakan Sunscreen
Selalu gunakan tabir surya atau sunscreen setiap hari. Pilih formula yang ringan, berbasis air, dan oil-free dengan SPF 30 atau lebih untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV yang dapat memperburuk kondisi kulit berminyak.[3]
Gunakan Kertas Minyak (Blotting Paper)
Gunakan kertas minyak untuk menyerap minyak berlebih di siang hari. Cukup tepuk-tepukkan kertas minyak, jangan digosok, untuk menghindari penyebaran minyak.[3]
Kebiasaan yang Perlu Dihindari agar Kulit Tidak Semakin Berminyak
Beberapa kebiasaan sehari-hari justru dapat memperburuk kondisi kulit berminyak Anda:
- Sering Menyentuh Wajah: Tangan membawa kotoran dan bakteri yang dapat dipindahkan ke wajah dan menyumbat pori-pori, yang akan memperparah kondisi kulit berminyak dan berjerawat.[3]
- Eksfoliasi Berlebihan: Melakukan eksfoliasi fisik atau kimia terlalu sering dapat mengiritasi kulit, merusak skin barrier, dan memicu produksi minyak lebih banyak. Lakukan eksfoliasi maksimal 1–2 kali seminggu.
- Menggunakan Produk Berbahan Dasar Minyak Berat: Hindari produk kosmetik atau perawatan kulit yang mengandung minyak berat atau berlabel comedogenic (menyumbat pori-pori).
- Pola Makan Tidak Sehat: Beberapa penelitian menunjukkan adanya hubungan antara konsumsi makanan tinggi gula, karbohidrat olahan, dan produk susu tertentu dengan peningkatan produksi sebum. Mengatur pola makan sehat dapat membantu mengontrol minyak di wajah.[2]
Baca juga:Apakah Wajah Berminyak Harus Memakai Pelembap? Cek Penjelasannya di Sini!
CeraVe Oil Control Gel-cream Moisturizer adalah pilihan yang diformulasikan khusus untuk kulit berminyak. Pelembap ini memiliki tekstur gel yang sangat ringan, tidak berminyak (oil-free), dan non-comedogenic. Kandungannya mencakup:
- 3 Essential Ceramides: Membantu memulihkan dan menjaga skin barrier alami kulit yang seringkali terganggu pada kulit berminyak atau berjerawat.[1]
- Niacinamide: Membantu mengurangi tampilan pori-pori dan menenangkan kulit.
- Hyaluronic Acid: Memberikan hidrasi ringan tanpa rasa berminyak.