-
Referensi
1.National Institute of Arthritis and Musculoskeletal and Skin Diseases (NIAMS). (2024). Psoriasis. Retrieved September 16, 2025, from https://www.niams.nih.gov/health-topics/psoriasis
2.Cleveland Clinic. (2024). Psoriasis: Symptoms, Causes & Treatment. Retrieved September 16, 2025, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/6866-psoriasis
3.National Psoriasis Foundation. (2024). Locations and Types of Psoriasis. Retrieved September 16, 2025, from https://www.psoriasis.org/locations-and-types/
4.Nast, A., et al. (2020). Psoriasis. NCBI Bookshelf. Retrieved September 16, 2025, from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK448194/#article-27961.s2
5.Purnamawati, S., Indrastuti, N., Danarti, R., & Saefudin, T. (2017). The role of moisturizers in addressing various kinds of dermatitis: A review. Clinical Medicine & Research, 15(3–4), 75–87. https://doi.org/10.3121/cmr.2017.1363
Apa Itu Psoriasis?
Psoriasis adalah gangguan autoimun yang memengaruhi siklus regenerasi kulit. Pada kulit normal, sel kulit baru terbentuk dan berganti setiap 28–30 hari. Namun pada penderita penyakit psoriasis, proses ini hanya berlangsung 3–4 hari, menyebabkan penumpukan sel kulit mati di permukaan. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, termasuk anak-anak, dan sering kali muncul pertama kali pada usia 15–35 tahun.[2]
Jenis-Jenis Psoriasis
Penyakit psoriasis memiliki beberapa tipe dengan karakteristik yang berbeda, dan masing-masing dapat memengaruhi area tubuh tertentu. Berikut adalah jenis-jenis psoriasis:
- Psoriasis Plak: Jenis paling umum (80–90% kasus) dengan plak merah tebal bersisik keperakan, sering di siku, lutut, kulit kepala, atau punggung bawah, dan dapat terasa gatal atau nyeri.
- Psoriasis Gutata: Bercak kecil bulat merah muda atau merah muncul tiba-tiba setelah infeksi tenggorokan dan bisa berkembang menjadi psoriasis plak bila tidak diobati.
- soriasis Pustular: Kulit meradang dengan pustula berisi nanah steril, biasanya ada di telapak dan bisa menyebar luas, sering disertai demam.
- Psoriasis Inverse: Peradangan merah licin tanpa sisik muncul di lipatan lembap seperti ketiak, selangkangan, atau bawah payudara, menimbulkan iritasi akibat gesekan dan keringat.
- Psoriasis Eritrodermik: Peradangan dan pengelupasan hampir seluruh tubuh disertai gatal hebat, demam, dan risiko ketidakseimbangan cairan.[1][3]
Baca juga: Memahami Fakta dan Jenis-Jenis Penyakit Kulit Eksim
Penyebab Psoriasis
Genetik
Riwayat keluarga merupakan faktor risiko paling kuat untuk psoriasis. Jika salah satu orang tua memiliki penyakit psoriasis, kemungkinan anak untuk mengalaminya meningkat. Risiko bahkan lebih tinggi bila kedua orang tua memiliki kondisi yang sama.[1]
Gangguan Imun
Penyakit psoriasis terjadi ketika sistem kekebalan tubuh diaktifkan secara berlebihan. Imun tubuh yang seharusnya melawan infeksi justru merangsang produksi sel kulit baru dalam hitungan hari, bukan minggu. Aktivasi berlebihan ini juga memicu kemerahan, gatal, dan penebalan kulit[1].
Stres dan infeksi
Stres emosional yang berat disertai dengan infeksi, seperti radang tenggorokan akibat bakteri streptokokus, dapat memicu gejala psoriasis atau memperburuknya. Respons stres menyebabkan peningkatan hormon kortisol yang dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh. Infeksi saluran pernapasan atas juga sering dikaitkan dengan munculnya psoriasis gutata pada anak-anak dan dewasa muda[2].
Obat-obatan
Beberapa obat dapat memperburuk atau memicu kekambuhan penyakit psoriasis seperti obat untuk tekanan darah tinggi, obat untuk gangguan bipolar, obat antimalaria tertentu, dan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID). Jika Anda memiliki psoriasis dan harus mengonsumsi obat-obatan tersebut, penting untuk berkonsultasi dengan dokter agar terapi dapat disesuaikan[1].
Rokok dan Alkohol
Gejala Psoriasis yang Perlu Dikenali
Gejala psoriasis dapat bervariasi tergantung jenisnya, namun tanda umum meliputi:
- Plak merah menonjol dengan sisik keperakan
- Kulit kering dan pecah-pecah yang bisa berdarah
- Rasa gatal, terbakar, atau nyeri
- Kuku menebal atau berlubang (pitting)
- Kekakuan atau nyeri sendi
Segera konsultasikan ke dokter kulit bila Anda mengalami gejala psoriasis ini agar mendapatkan diagnosis dan terapi yang tepat.
Rekomendasi Produk untuk Bantu Meredakan Kulit Kering Psoriasis
Perawatan penyakit psoriasis memerlukan hidrasi optimal untuk membantu memperkuat skin barrier dan mengurangi rasa gatal atau kering. Rangkaian produk dengan kandungan ceramides esensial dan hyaluronic acid direkomendasikan untuk menjaga kelembapan kulit penderita psoriasis. Berikut rekomendasi produk yang aman digunakan sehari-hari pada kulit dengan psoriasis.

CeraVe Intensive Moisturising Lotion
CeraVe Intensive Moisturising Lotion memberikan hidrasi intensif yang tahan lama tanpa meninggalkan rasa lengket, sehingga nyaman digunakan baik pada pagi maupun malam hari. Kandungan ceramides esensial berperan untuk merawat dan memperbaiki skin barrier, sedangkan hyaluronic acid membantu menarik dan menahan air di lapisan kulit. Formula ringan dan non-comedogenic menjadikannya pilihan ideal untuk kulit kering hingga sangat kering, termasuk kulit yang mengalami peradangan akibat penyakit psoriasis.
Selain CeraVe Moisturising Lotion, ada berbagai varian moisturizer untuk kulit kering lain dengan kandungan dan fungsi yang berbeda.
Baca juga: 7 Cara Memperbaiki Skin Barrier dan Rekomendasi Skincare Terbaik
Psoriasis adalah penyakit kulit autoimun yang dapat kambuh, menimbulkan bercak merah, dan rasa gatal. Dengan mengenali apa itu psoriasis, memahami penyebab, serta mewaspadai gejala psoriasis, Anda dapat menjaga kesehatan kulit dan mengurangi kekambuhan. Gunakan rangkaian produk skincare yang melembapkan seperti CeraVe untuk membantu meredakan gejala. Anda bisa mendapatkan produk-produk CeraVe di Official Store CeraVe Indonesia (Watsons dan Guardian) dan di berbagai platform marketplace ternama seperti Shopee, Tokopedia, dan Lazada.