SPF
kulit-kamu-kering-cek-rekomendasi-moisturizer-untuk-kulit-kering-di-sini

Apa Itu Kulit Kering dan Apa Kaitannya dengan Eksim?

Kulit kering adalah kondisi kulit yang terjadi ketika hidrasi dan produksi minyak alami kulit sehingga membuat kulit terasa kasar, perih, hingga pecah-pecah. Gejala kulit kering bervariasi dalam tingkat keparahan dan dapat muncul sebagai bercak kulit yang gatal atau bersisik, kulit wajah kering, kasar dan bersisik, kulit retak, sensasi terbakar atau terasa tertusuk-tusuk, kulit kendur dan keriput, serta terjadi pengelupasan kulit. Meskipun kasus kulit kering ringan umum terjadi dan biasanya tidak menjadi masalah yang serius, kasus yang lebih parah mungkin memerlukan intervensi medis.2

Faktor-faktor yang meningkatkan risiko kulit kering meliputi usia (orang di atas 40 tahun menghasilkan minyak lebih sedikit), warna kulit (warna kulit cokelat, hitam, atau cerah), paparan air yang sering (misalnya, perawat dan penata rambut), tinggal di iklim dingin, dan merokok.2

Kondisi kulit kering juga kerap dihubungkan dengan eksim karena dua kondisi tersebut seringkali terjadi bersamaan, terutama saat seseorang mengalami kulit kering yang parah. Kulit kering juga merupakan salah satu gejala dari gangguan kulit eksim. Lantas apa itu eksim? Eksim kondisi yang bisa membuat kulit menjadi kering, gatal, dan berbintik-bintik. Kondisi ini melemahkan atau merusak fungsi skin barrier yang berperan penting dalam menjaga kelembapan kulit serta melindungi tubuh dari faktor-faktor luar. Jika gejalanya makin parah, eksim atau dermatitis atopik juga dapat memicu peradangan pada kulit.3

Dampak skin barrier Rusak

Kondisi skin barrier yang rusak tidak hanya mengakibatkan kulit kering dan mengelupas, namun memicu masalah kulit yang lain. Skin barrier yang lemah membuat kulit lebih rentan terhadap iritasi dari bahan kimia, polusi, dan alergen, yang menyebabkan gatal dan kemerahan.4

Ketika lapisan pelindung ini tidak berfungsi dengan baik, bakteri dan patogen juga dapat lebih mudah masuk ke dalam kulit, meningkatkan risiko infeksi. Kondisi ini juga mengganggu keseimbangan mikrobioma kulit, yang dapat memicu munculnya jerawat. Tak hanya itu, kulit yang tidak terlindungi dengan baik akan lebih sulit mempertahankan elastisitas dan kelembapannya, sehingga tanda-tanda penuaan dini, seperti keriput dan garis halus akan lebih cepat muncul.4

8 Cara Mengatasi Wajah Kulit Kering

Ada beberapa cara yang dapat membantu merawat kulit, berikut beberapa tips yang bisa Kamu coba:

  1. Mandi dengan air hangat

  2. Mandi dengan air hangat adalah cara yang baik untuk membuka pori-pori dan melembabkan kulit, namun kamu harus menghindari mandi dengan air yang terlalu panas. Air yang terlalu panas bisa membuat kulitmu semakin kering dan menimbulkan iritasi. Lebih baik gunakan air hangat dan batasi waktu mandi hanya sekitar 5-10 menit saja.5

  3. Keringkan kulit dengan lembut

  4. Tepuk kulit dengan handuk secara lembut setelah mandi atau mencuci wajah. Hindari mengosok kulit atau mengelap kulit terlalu keras karena akan berisiko mengiritasi kulit.4

  5. Aplikasikan pelembap segera setelah mengeringkan kulit

  6. Oleskan pelembap, seperti salep atau krim, segera setelah mandi atau mencuci tangan dan wajah.4

  7. Gunakan pembersih kulit yang lembut

  8. Pilih produk cleanser yang tidak mengandung bahan-bahan kimia keras karena untuk menghindari berkurangnya minyak dan lemak kulit, seperti kandungan sabun atau zat pembersih yang keras. Untuk menjaga kelembapan alami kulit, gunakan cleanser yang lembut atau facial wash gentle, bebas pewangi, dan hypoallergenic.6

  9. Gunakan moisturizer yang sesuai jenis kulit

  10. Moisturizer merupakan salah satu produk esensial dalam menjaga kelembapan kulit. Pilih moisturizer yang cocok dengan kulitmu, mengandung bahan lembut dan menutrisi kulit, serta hypoallergenic. Oleskan moisturizer pada kulit setelah mandi pada pagi hari dan malam sebelum tidur.5

  11. Gunakan lip balm

  12. Untuk menjaga kelembaan kulit wajah di bagian bibir, pilih lip balm atau petroleum jelly yang tidak menimbulkan sensasi perih setelah diaplikasikan.4

  13. Wajib pakai sunscreen

  14. Pastikan selalu menggunakan sunscreen minimal SPF 30 saat akan beraktivitas, terutama saat di bawah terik matahari langsung. Kamu disarankan untuk re-apply atau mengulang pemakaian sunscreen setiap 2 jam atau bisa lebih sering saat berenang atau banyak berkeringat di siang hari. Selain itu, hindari berada terlalu dekat dengan sumber panas lain, seperti perapian atau api unggun.7

  15. Pilih produk perawatan kulit yang tepat

  16. Hindari produk perawatan kulit yang mengandung alkohol, pewangi, retinoid, dan deodoran karena berisiko mengiritasi kulit. Gunakan produk yang berlabel “fragrance-free” dan hindari produk berlabel “unscented” karena ada kemungkinan mengandung bahan kimia penetral bau.4

Kapan Waktu yang Tepat Memakai moisturizer?

Agar mendapatkan manfaat yang maksimal, Kamu perlu tahu kapan waktu yang tepat untuk menggunakan moisturizer. Berikut adalah beberapa situasi di mana kamu perlu memakai moisturizer:8

  • Pagi hari
  • Menggunakan moisturizer segera setelah mandi pagi dan sebelum mengaplikasikan makeup dapat membantu menjaga kelembaban kulit mu. Keringkan tubuh dengan lembut menggunakan handuk dan langsung aplikasikan moisturizer pada wajah dan bagian kulit lainnya.

  • Malam hari
  • Menggunakan moisturizer pada malam hari sebelum tidur dapat memberikan waktu yang cukup bagi produk untuk menyerap dan menyegarkan kulitmu. Kamu akan terbangun dengan kulit yang lebih lembut dan lembab pada keesokan harinya.

    Rekomendasi moisturizer untuk Kulit Kering

    Salah satu langkah penting dalam merawat kulit wajah kering adalah memilih moisturizer yang tepat, terutama yang mampu membantu memperkuat skin barrier. Moisturizer untuk kulit kering sebaiknya tidak hanya melembapkan, tetapi juga membantu menjaga kesehatan lapisan pelindung kulit agar kelembapan tidak mudah hilang.

    Sebagai rekomendasi, kamu bisa menggunakan CeraVe Moisturising Cream yang diformulasikan dengan kombinasi ceramide dan hyaluronic acid. Kandungan ini membantu menghidrasi kulit sekaligus memberikan nutrisi yang dibutuhkan, sehingga cocok untuk kulit kering hingga sangat kering. Ceramide yang identik dengan ceramide alami kulit membantu memperbaiki skin barrier, sementara hyaluronic acid membantu menjaga kulit tetap terhidrasi secara optimal.

    Dikembangkan bersama dokter kulit, CeraVe Moisturising Cream dapat digunakan pada wajah maupun tubuh. Teksturnya berupa krim yang tidak berminyak dan cepat menyerap, dilengkapi dengan MVE Technology untuk melepaskan kelembapan secara bertahap sepanjang hari. Produk ini juga bebas pewangi dan non-comedogenic, sehingga aman digunakan tanpa menyumbat pori-pori. Dengan perawatan yang tepat, termasuk pemilihan moisturizer yang sesuai, kulit kering dapat terasa lebih lembap dan terawat.

    Message
    Download Chrome